Kegiatan Pengembangan Diri

Kegiatan Perkemahan Sabtu Minggu SD Negeri Ketimang

Kegiatan Study Tour

Peninggalan Kerajaan Majapahit , Trowulan , Mojokerto

Kegiatan Study Tour

Peninggalan Kerajaan Majapahit , Trowulan , Mojokerto

Sekolah Gratis Di SDN Ketimang

SDN Ketimang Menyelenggarakan Pendidikan Bebas Biaya Kepada Seluruh Siswa

Jumat, 19 Juli 2013

Cara Aktivasi Akun PTK di Siap Padamu Negeri


Setelah Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) yang memiliki NUPTK baik guru maupun staf melakukan aktivasi akun, PTK tersebut harus login kembali ke website Padamu Negeri yang berdomain http://padamu.siap.web.id untuk melakukan tahapan verivikasi dan validasi (Verval) NUPTK.

Sebelumnya PTK mengisi formulir A01 kemudian data tersebut dientri oleh operator sekolah di Padamu Negeri. Setelah itu PTK menerima Surat Tanda Bukti VerVal NUPTK Level 1 yang terdapat kode user ID dan kode aktivasi yang digunakan untuk melakukan aktivasi akun PTK di Padamu Negeri.

Cara Aktivasi Akun PTK di Siap Padamu Negeri
1. Kunjungi http://padamu.siap.web.id/
2. Pilih Login/Aktivasi Akun bagi Pendidik dan Tenaga Kependidikan




3. Klik tombol Aktivasi Akun PTK
4. Masukkan UserID/NUPTK/PegID dan Kode Aktivasi yang terdapat pada Surat Tanda Bukti VerVal NUPTK Level 1


5. Klik tombol Lanjut. Jika berhasil masuk, maka akan terlihat data pribadi anda yang telah dimasukan oleh operator sekolah
6. Jika data sudah benar, centang pada "Saya ingin membuat Akun baru", buat username, biasanya username menggunakan NUPTK, dan pada kotak Password, isi dengan password baru
7. Kemudian Anda dibawa ke halaman konfirmasi untuk meneliti Biodata Diri serta Data Login username dan password yang telah dibuat, jika sudah benar, klik tombol Simpan.
readmore »»  
readmore »»  

Langkah-langkah Penyusunan RPP Kurikulum 2013


Langkah-langkah Penyusunan RPP Kurikulum 2013~Rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) adalah rencana kerja yang menggambarkan prosedur dan pengorganisasian pembelajaran untuk mencapai satu kompetensi dasar yang telah ditetapkan dalam Standar Isi dan dijabarkan dalam silabus. Lingkup Rencana Pembelajaran paling luas mencakup 1 (satu) kompetensi dasar yang terdiri atas 1 (satu) indikator atau beberapa indikator untuk 1 (satu) kali pertemuan atau lebih.


Setelah memperhatikan rambu-rambu penyusunan RPP kurikulum 2013 dan prinsip-prinsip penyusunan RPP kurikulum 2013, selanjutnya seorang guru harus memperhatikan langkah-langkah penyusunan Rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) yang dibagi dalam 3 (tiga) langkah besar, Kegiatan pendahuluan, Kegiatan inti dan Kegiatan penutup dengan rincian sebagai berikut :


1.      Kegiatan Pendahuluan
- Motivasi
o   Guru memberikan gambaran manfaat mempelajari materi yang akan diajarkan
- Pemberian acuan
o   Berkaitan dengan kajian ilmu yang akan dipelajari
o   Ajuan dapat berupa penjelasan materi pokok dan uraian materi pelajaran secara garis besar
o   Pembagian kelompok belajar
o   Penjelasan mekanisme pelaksanaan pengalaman belajar sesua dengan rencana langkah-langkah pembelajaran

2.      Kegiatan Inti
- Proses pembelajaran untuk mencapai kompetensi inti dan kompetensi dasar 
- Dilakukan secara interaktif, inspiratif, menyenangkan, menantang, memotivasi peserta didik 
- Menggunakan metode yang disesuaikan dengan karakteristik peserta didik dan mata pelajaran dengan proses eksplorasi, elaborasi dan konfirmasi dilaksanakan melalui aktifitas mengamati, menanya, mencoba, menalar, menyaji dan mencipta.

3.      Kegiatan Penutup
-Kegiatan guru mengarahkan peserta didik untuk membuat rangkuman/simpulan 
- Pemberian tes atau tugas dan memberikan arahan tindak lanjut pembelajaran, dapat berupa kegiatan diluar kelas, dirumah atau tugas sebagai bagian remidi/pengayaan

Contoh format RPP dapat dilihat seperti gambar dibawah ini :



readmore »»  
readmore »»  

Prinsip Penyusunan RPP Kurikulum 2013



Prinsip Penyusunan RPP Kurikulum 2013~ Rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) adalah rencana yang menggambarkan prosedur dan pengorganisasian pembelajaran untuk mencapai satu kompetensi dasar yang telah ditetapkan dalam Standar Isi dan dijabarkan dalam silabus. Lingkup Rencana Pembelajaran paling luas mencakup 1 (satu) kompetensi dasar yang terdiri atas 1 (satu) indikator atau beberapa indikator untuk 1 (satu) kali pertemuan atau lebih.

Istilah standar kompetensi tidak lagi dikenal pada kurikulum 2013 , namun muncul istilah baru yaitu Kompetensi Inti.

Kompetensi inti adalah :
Gambaran mengenai kompetensi utama yang dikelompokkan kedalam aspek sikap, pengetahuan dan keterampilan (afektif, kognitif dan psikomotor) yang harus dipelajari peserta didik untuk suatu jenjang sekolah, kelas dan mata pelajaran.
Kemampuan yang harus dimiliki seorang peserta didik untuk setiap kelas melalui pembelajaran.

Selain harus memperhatikan Rambu-rambu Penyusunan RPP Kurikulum 2013, penyusunan RPP juga harus memperhatikan prinsip-prinsip penyusunan RPP sebagai berikut :
  1. Memperhatikan perbedaan individu peserta didik.
  2. Mendorong partisipasi aktif peserta didik.
  3. Mengembangkan budaya membaca dan menulis
  4. Memberikan umpan balik dan tindak lanjut
  5. Keterkaitan dan keterpaduan
  6. Menerapkan teknologi informasi dan komunikasi
readmore »»  
readmore »»  

Rambu-rambu Penyusunan RPP Kurikulum 2013



Rambu-rambu Penyusunan RPP Kurikulum 2013~Sebagaimana yang sudah dijelaskan pada artikel perbedaan esensial KTSP dan kurikulum 2013 bahwa kegiatan pengembangan silabus merupakan kewenangan pemerintah, kecuali untuk mata pelajaran tertentu yang secara khusus dikembangkan di satuan pendidikan yang bersangkutan, akan tetapi penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) masih merupakan kewenangan guru yang bersangkutan, yaitu dengan mengembangkannya dari Buku Babon (termasuk silabus) yang telah disiapkan pemerintah. Karenanya kali ini  akan berbagi artikel Rambu-rambu Penyusunan RPP Kurikulum 2013.

Hal yang sangat mendasar dari RPP Kurikulum 2013 ini adalah bahwa pendekatan pembelajaran yang hendak dikembangkan harus menggambarkan sebuah proses pembelajaran yang lebih mengedepankan peran aktif siswa dalam mengkonstruksi pengetahuan dan keterampilannya. Sementara guru lebih banyak menampilkan perannya sebagai pembimbing dan fasilitator belajar siswa. Sebelum menyusun RPP, ada beberapa hal yang harus diketahui :
RPP dijabarkan dari silabus untuk mengarahkan kegiatan belajar peserta didik dalam upaya mencapai kompetensi dasar.
Setiap guru pada satuan pendidikan berkewajiban menyusun RPP secara lengkap dan sistematis.
RPP disusun untuk setiap KD yang dapat dilaksanakan dalam satu kali pertemuan atau lebih.
Guru merancang penggalan RPP untuk setiap pertemuan yang disesuaikan dengan penjadwalan di satuan pendidikan.

Komponen RPP itu sendiri harus berisi :
  1. Identitas Mata Pelajaran
  2. Kompetensi Dasar
  3. Indikator Pencapaian Kompetensi
  4. Tujuan pembelajaran
  5. Materi ajar
  6. Alokasi waktu
  7. Metode pembelajaran
  8. Kegiatan pembelajaran
  9. Penilaian hasil belajar
  10. Sumber belajar



readmore »»  
readmore »»  

Unduh Silabus SD Kurikulum 2013



Unduh Silabus SD Kurikulum 2013~Mulai tahun ajaran 2013/2014 ini, pemerintah secara bertahap akan mulai menerapkan kurikulum baru yakni Kurikulum 2013. Kurikulum 2013 ini tidak akan diterapkan langsung pada semua kelas di setiap jenjang pendidikan. Untuk jenjang SD, kurikulum ini akan diterapkan pada kelas I dan kelas IV. Untuk jenjang SMP, kurikulum ini akan diterapkan pada kelas VII. Sedangkan untuk jenjang SMA dan SMK akan diterapkan pada kelas X.

Demikian pula halnya sekolah yang ditunjuk untuk melaksanakan kurikulum 2013.Menurut Menteri Pendidikan dan Kebudayaan M.Nuh, jumlah sekolah yang semula direncanakan yaitu 102.453 akhirnya berubah menjadi 6.325 sekolah. Sekolah-sekolah tersebut akan terbagi dalam 3 (tiga) kriteria yaitu :
Sekolah eks RSBI (Rintisan Sekolah Berstandar Internasional) dan berakreditasi A
Sekolah yang memenuhi syarat keterjangkauan distribusi buku dan
Sekolah yang memenuhi syarat basis provinsi bukan lagi wilayah kabupaten.

Adapun jumlah pendidik dan tenaga kependidikan (PTK) sasaran yang akan melaksanakan kurikulum ini dan akan dilatih adalah sebanyak 74.289 orang guru.

Khusus untuk silabus jenjang Sekolah Dasar (SD) seperti kita ketahui bahwa pembelajaran di SD pada kurukulum 2013 dilaksanakan secara tematik dan pemerintah dalam hal ini oleh Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kemendikbud telah mempersiapkan silabus yang dalam proses penyusunannya melibatkan para guru, dosen dan ahli pendidikan. Silabus SD tersebut dapat diunduh secara lengkap dari kelas I hingga kelas VI UNDUH DISINI. Namun jika anda ingin mengunduh silabus SD per kelas, maka anda dapat mengunduh melalui daftar berikut ini :

Silabus Kelas 1 SD. UNDUH DISINI.
Silabus Kelas 2 SD. UNDUH DISINI.
Silabus Kelas 3 SD. UNDUH DISINI.
Silabus Kelas 4 SD. UNDUH DISINI.
Silabus Kelas 5 SD. UNDUH DISINI.
Silabus Kelas 6 SD. UNDUH DISINI.


readmore »»  
readmore »»  

Unduh Buku Guru Tematik SD Kurikulum 2013


Unduh Buku Guru Tematik SD Kurikulum 2013~Dalam proses implementasi Kurikulum 2013 nanti, Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) akan mencetak buku baik buku pegangan untuk guru maupun buku pegangan untuk siswa dan akan membagikan buku pegangan tersebut secara gratis. Buku-buku tersebut akan dicetak sebanyak jumlah peserta didik sasaran implementasi. Tentunya disekolah-sekolah yang dijadikan piloting implementasi kurikulum 2013 yang daftarnya dapat dilihat pada artikel pemantauan implementasi kurikulum 2013.

Untuk jenjang SD kelas 1 disiapkan sebanyak 10 buku untuk dua semester yang terdiri dari 6 buku pegangan agama (1 untuk tiap agama) dan 4 buku pegangan Tematik. Demikian pula halnya untuk jenjang SD kelas 4 disiapkan sebanyak 10 buku yang terdiri dari 6 buku pegangan agama (1 untuk tiap agama) dan 4 buku pegangan Tematik.

Untuk satu tahun kelas I jenjang SD, ada 8 tema dan kelas IV SD ada 9 tema. Namun saat ini yang telah dikembangkan baru 4 buku pertama. Menurut Kepala Pusat Kurikulum dan Perbukuan Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), buku semester II dikembangkan setelah pengembangan buku semester I selesai dan akan digunakan Januari tahun 2014.

Meskipun implementasi kurikulum 2013 ini dilakukan secara bertahap, namun tidak ada salahnya bagi guru-guru sekolah non piloting mempelajari dan ikut memahami buku-buku yang menjadi pegangan guru pada kurikulum 2013 ini. Namun saat ini, layananptk hanya akan mensharing buku pegangan guru SD tematik kurikulum 2013.Unduh Buku Guru Tematik SD Kurikulum 2013 dengan cara klik tautan dibawah ini :

Kelas 1. Tema 1.1 Diriku. DOWNLOAD DISINI.
Kelas 1. Tema 1.2 Kegemaranku. DOWNLOAD DISINI.
Kelas 1. Tema 1.3 Kegiatanku. DOWNLOAD DISINI.
Kelas 1. Tema 1.4 Keluargaku. DOWNLOAD DISINI.
Kelas 4. Tema 4.1 Indahnya Kebersamaan. DOWNLOAD DISINI.
Kelas 4. Tema 4.2 Selalu Berhemat Energi. DOWNLOAD DISINI.
Kelas 4. Tema 4.3 Peduli Terhadap Makhluk Hidup. DOWNLOAD DISINI.
Kelas 4. Tema 4.4 Berbagi Pekerjaan. DOWNLOAD DISINI.


readmore »»  
readmore »»  

Download Silabus Kurikulum 2013



Silabus Kurikulum 2013. Selamat bertemu dengan RPP dan Silabus, pada kesempatan yang baik ini RPP dan Silabus akan posting dengan judul "Download Silabus Kurikulum 2013". Walaupun ketika mencoba posting dengan judul tentang "Silabus Kurikulum 2013" ini penulis belum mengikuti pelatihan, karena jadwal pelaatihan Kurikulum 2013 rencana awal Juli 2013. Semoga sedikit info sebagai gambaran Silabus Kurikulum 2013 ini bermanfaat. Seperti apa sebenarnya Silabus Kurikulum 2013?


Silabus Kurikulum 2013

Kurikulum 2013 adalah kurikulum baru yang akan menjadi pedoman dalam melakukan pembelajaran di kelas. Kurikulum Pendidikan 2013 ini dalam penerapanya menggunkan metode pembelajaran tematik yang mengambil pokok bahasan pelajaran berdasarkan tema dengan menggabungkan beberapa pelajaran menjadi satu.

RPP Kurikulum 2013

Untuk menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran / RPP 2013 dibutuhkan silabus sebagai pedoman dalam penyusunan materi yang akan di ajarkan. Berikut ini saya  share bagi anda yang ingin Mendownload Silabus Kurikulum 2013 SD :

Download Silabus Kurikulum 2013 

Download Silabus Kurikulum 2013 Kelas 1

Download Silabus Kurikulum 2013 Kelas 2

Download Silabus Kurikulum 2013 Kelas 3
Download Silabus Kurikulum 2013 Kelas 4
Download Silabus Kurikulum 2013 Kelas 5
Download Silabus Kurikulum 2013 Kelas 6


Sumber : http://www.candrawira.com/2013/06/download-silabus-kurikulum-2013.html
readmore »»  
readmore »»  

Jumat, 31 Mei 2013

Petunjuk Cara Mengisi Rincian Data PTK Aplikasi Pendataan Dapodik


Petunjuk Cara Mengisi Rincian Data PTK Aplikasi Pendataan Dapodik berpengaruh dengan data yang akan di erima di pusat. Kesalahan dalam penginputan data guru menyebabkan ketidak validtan data tersebut. Berikut ini Petunjuk Cara Mengisi Rincian Data PTK Aplikasi Pendataan Dapodik

A. Tabel Formulir PTK

Identitas

1. Nama Lengkap : ketik nama lengkap tanpa gelar akademik
2. Status Aktif : pilih sesuai status ptk saat ini, jika ptk pindah tugas pilih Mutasi, jika purna tugas pilih Pensiun, jika meninggal dunia pilih Wafat, dll
3. Jenis Kelamin : cukup jelas
4. Ijazah Terakhir : pilih pendidikan terakhir yang telah ditamatkan
5. Tahun Ijazah Terakhir : ketik tahun lulus pendidikan terakhir yang telah ditamatkan
6. Gelar Depan : pilih gelar depan yang dimiliki
7. Gelar Belakang : pilih gelar belakang yang dimiliki, jika S.Pd.SD pilihS.Pd, jika dipilihan tidak ada yang relevan kosongkan
8. NIY/NIGK : Nomor Induk Yayasan, diisi jika PTK Non-PNS di sekolah swasta, untuk PTK di sekolah negeri dikosongkan
9. NUPTK : ketik Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan yang diperoleh (pastikan 16 digit), jika belum punya dikosongkan
10.Tempat Lahir : ketik Kabupaten/Kotamadya tempat lahir
11.Tanggal Lahir : cukup jelas
12.NIK : ketik Nomor Induk Kependudukan (ada di KTP/Kartu Keluarga)
13.Agama : cukup jelas
14.Status Kawin : cukup jelas
15.Jumlah Anak : ketik jumlah anak yang hidup dari perkawinan yang sah, baik itu anak kandung, anak angkat maupun anak tiri
16.Ibu Kandung : cukup jelas

Alamat & Kontak

17. Alamat Rumah : ketik nama jalan dan nomornya, jika tidak ada nama jalan ketik nama desanya
18. RT : cukup jelas
19. RW : cukup jelas
20. Nama Desa/Kelurahan : cukup jelas
21. Kode Pos : cukup jelas
22. Kabupaten/Kota : cukup jelas
23. Kecamatan : cukup jelas
24. No. Telpon Rumah : cukup jelas
25. No. HP : cukup jelas
26. Email Pribadi : cukup jelas

Data Lain

27. Status Kepegawaian : pilih jenis kepegawaian PTK disekolah saat ini
28. Diangkat Oleh : dipilih Pejabat yang mengangkat sesuai dengan SK/Surat Tugasnya
29. No. SK Pengangkatan : diketik nomor SK CPNS untuk PTK PNS/CPNS, diketik nomor Surat Tugas untuk PTK GTT/PTT, diketik nomor SK Yayasan untuk PTK GTY/PTY
30. TMT Pengangkatan : dipilih tanggal/bulan/tahun sesuai SK CPNS untuk PTK PNS/CPNS, dipilih tanggal/bulan/tahun Surat Tugas untuk PTK GTT/PTT, pilih tanggal/bulan/tahun SK Yayasan untuk PTK GTY/PTY
Catatan : untuk PTK yang didalam SK CPNS diakui masa kerja atau PTK yang mempunyai SK PMK (Pengakuan Masa Kerja) maka TMT_nya diisi mundur sesuai masa kerjanya.
31. Sumber Gaji : untuk PNS/CPNS dipilih APBD Kab/Kota, untuk GTT/PTT, GTY/PTY sesuaikan dengan sumber pembiayaan sekolah
32. No. SK KGB : diketik nomor SK Kenaikan Gaji Berkala terakhir / SK. Inpassing
33. TMT KGB : dipilih tanggal/bulan/tahun SK Kenaikan Gaji Berkala terakhir / SK. Inpassing
34. TMT Sekolah : dipilih tanggal/bulan/tahun pertama masuk ke sekolah dimana PTK tersebut didata saat ini (bisa sesuai SK CPNS, SK Mutasi, SK Tugas Rangkap, SK Tambahan Jam Mengajar bagi PTK CPNS/PNS, sesuai SK/Surat Tugas dari Kepala Sekolah/Yayasan untuk GTT/PTTdan GTY/PTY)
35. Jabatan : dipilih jabatan/tugas pokok di sekolah saat ini
36. TMT Jabatan : dipilih tanggal/bulan/tahun sesuai SK/Surat Tugas Jabatan dikolom sebelumnya
37. Jabatan Sebelumnya : dipilih jabatan sebelum jabatan di nomor 35, misal Jabatan saat ini sebagai Kepala Sekolah dan Jabatan Sebelumnya sebagai Guru
38. Sertifikasi Jabatan : dipilih sesuai pilihan yang ada, (misalkan di nomor 35 dipilih jabatan sebagai Guru, jika PTK tersebut telah lulus ujian sertifikasi maka dipilih Sudah)
39. Tahun Sertifikasi : diketik tahun PTK lulus ujian sertifikasi
40. No. Sertifikat : diketik nomor sertifikat sertifikasi.
41. Jabatan Fungsional : jika PTK adalah guru/kepsek pilih sesuai pangkat terakhirnya / SK. Inpassing, (Guru Pertama – III/a s.d III/b, Guru Muda – III/c s.d III/d, Guru Madya – IV/a s.d IV/c, Guru Utama – IV/d s.d IV/e)
42. NRG : diketik untuk PTK yang telah mendapatkan Nomor Register Guru, kosongkan jika belum dapat
43. NIP : diketik Nomor Induk Pegawai baru tanpa spasi
44. TMT PNS : dipilih tanggal/bulan/tahun sesuai SK pengangkatan sebagai PNS (Penegerian)
45. Pangkat/Golongan : dipilih pangkat/golongan PTK saat ini / SK. Inpassing
46. TMT Pangkat/Golongan : dipilih tanggal/bulan/tahun sesuai SK di nomor 45
47. Kode Sertifikasi Bid.Studi : untuk PTK yang telah lulus ujian sertifikasi dipilih sesuai bidang studi sertifikasinya
48. Kode Prog.Keahlian Laboran : dipilih jika PTK tersebut adalah petugas laboran
49. Lisensi Kepsek : cukup jelas
50. Jenjang Kpgwsn : dipilih hanya jika sebagai pengawas
51. Pengawas Bidang/Rumpun : dipilih hanya jika sebagai pengawas
52. Pengawas Mapel : dipilih hanya jika sebagai pengawas
53. Jumlah Sekolah Binaan : diketik hanya jika sebagai pengawas
54. Pernah Ikut Diklat Kpgwsn : cukup jelas
55. Nama Suami/Istri : cukup jelas
56. Pekerjaan : dipilih jenis pekerjaan dari suami/istri
57. NIP Suami/Istri : diketik NIP jika pekerjaan suami/istri sebagai PNS

B. Tabel Tugas Tambahan

Dipilih jika PTK tersebut mendapat tugas yang berbeda dari tugas pokok (sesuai di Tabel Formulir PTK, nomor 35), tugas tambahan tersebut harus ada SK/Surat Tugas dari pejabat yang berwenang/kepsek/yayasan Isikan jumlah jam per minggunya (misal Kepala Sekolah adalah 18 jam).

C. Tabel Riwayat Terdaftar
Diisi mulai mengajar/bekerja di sekolah ini, sesuaikan dikolom TMT (Sjk awal mengajar di sklh). Namun dikolom Tahun Ajaran hanya ada pilihan sejak 2000-2001, untuk PTK yang TMT (Sjk awal mengajar di sklh) sebelum tahun ajaran 2000-2001 dikolom Tahun Ajaran dikosongkan dulu.

D. Tabel Riwayat Pendidikan Formal
Diisi pendidikan dari PTK yang bersangkutan sejak tingkat Sekolah Dasar hingga terakhir,contoh isiannya;
· kolom Satuan Pendidikan : diketik nama satuan pendidikannya, contoh SD Negeri 01 Kajen
· kolom Fakultas : diketik sesuai fakultasnya jika isian kolom Jenjang adalah D1 s.d S3
· kolom Bidang Studi : diketik sesuai bidang studinya jika isian Jenjang adalah D1 s.d S3
· kolom Kependidikan : dipilih Ya atau Bukan (cukup jelas)
· kolom Jenjang : dipilih jenjang dari satuan pendidikannya
· kolom Tahun Masuk : diketik tahun masuk tingkat 1 di satuan pendidikan
· kolom Tahun Lulus : diketik tahun lulus dari satua pendidikan, jika masih kuliah jangan diisi (dikosongkan)
· kolom Status Kuliah : dipilih status kuliah dari PTK ybs, jika masih aktif kuliah pastikan pilih “Masih Kuliah”
· kolom NIM : diketik Nomor Induk Mahasiswa untuk PTK yang isian dikolom sebelumnya “Masih Kuliah”
· kolom Semester : diketik tingkat semester kuliahnya saat ini, untuk PTK yang isian dikolom sebelumnya “Masih Kuliah” Pastikan isiannya benar, data ini dijadikan dasar usulan bantuan Pendidikan/beasiswa

E. Tabel Riwayat Mengajar
Diisikan sejak pertama mengajar sampai saat ini, jika sebelum di sekolah yang sekarang pernah mengajar di sekolah lain, maka datanya dimasukkan juga.

F. Tabel Riwayat Pekerjaan
Diisi jika PTK (Guru atau TU/Penjaga/Perpus/Laboran) mempunyai jenis pekerjaan lain (bukan pekerjaan yang sama saat ini sebagai Guru atau TU/Penjaga/Perpus/Laboran).

G. Tabel Riwayat Kepangkatan
Diisi SK kenaikan pangkat dari pertama sampai terakhir, untuk Tgl. SK dengan TMT
Pangkat tidak sama contohnya Tgl. SK 30 Maret 2007 tapi TMT Pangkat 1 April 2007.
H. Tabel Riwayat Gaji Berkala Diisi SK gaji berkala dari pertama sampai terakhir, Tgl. SK dengan TMT KGB tidak sama

I. Tabel Tunjangan
· kolom Jenis Tunjangan : dipilih jenis tunjangan yang diterima, untuk saat ini cukup diisi yang jenis Tunjangan Profesi Guru (sertifikasi dan fungsional), kedepan semua jenis tunjangan diisikan
· kolom Instansi : diketik Instansi/Lembaga pemberi tunjangan, misal Kemdikbud, Dinas Pendidikan Provinsi, Pemerintah Kabupaten, Askes, dll
· kolom Sumber Dana : cukup jelas
· kolom Mulai Tahun : diketik tahun pertama mendapat tunjangan
· kolom Sampai Tahun : diketik tahun terakhir mendapat tunjangan, jika saat ini masih memperoleh tunjangan tsb, maka kolom ini dikosongkan saja.
· kolom Status : cukup jelas
· kolom Nominal (Rp) : diketik jumlah tunjangan uang yang diterima dalam 1 (satu) bulannya (tanpa tanda titik/koma).

J. Tabel Anak
Diisikan semua anak dari PTK yang bersangkutan dari yang baru lahir sampai yang masih kuliah
· kolom Nama : diketik nama lengkap anak
· NISN : diketik Nomor Induk Siswa Nasional jika punya
· Status Anak : dipilih jenis anak sebagai Anak Kandung atau yg lain
· Tempat Lahir : cukup jelas
· Tanggal Lahir : cukup jelas
· Jenjang Pendidikan : dipilih jenjang pendidikan anak, jika belum bersekolah pilih Tidak Sekolah
· Tahun Masuk : diketik tahun pertama masuk ditingkat 1 sesuai kolom Jenjang Pendidikan, jika belum sekolah kolom ini dikosongkan saja

K. Tabel Karya Tulis
Diisikan karya tulis yang pernah dibuat oleh PTK

L. Kiikutsertaan Organisasi
Diisikan organisasi profesi yang diikuti, untuk organisasi diluar profesi tidak perlu
Dimasukkan

M. Tabel Penghargaan
Diisikan penghargaan yang sudah pernah diterima. Kolom Nama/Jenis Penghargaan
sudah ada pilihannya, kolom Instansi diketik Instansi/lembaga pemberi penghargaan,
kolom Tingkat Penghargaan dipilih dari Sekolah sampai dengan Internasional

N. Tabel Kesejahteraan
· kolom Kesejahteraan : dipilih jenis yang asuransi yang dimiliki
· kolom Penyelanggara : diketik Lembaga penyelenggaranya, contoh PT. Askes, BNI Life, Sinar Mas, dll
· kolom Dari Tahun : diketik tahun pertama mulai
· kolom Sampai Tahun : diketik tahun selesai keikutsertaan/jatuh temponya
· kolom Status : cukup jelas




sumber : http://www.candrawira.com
readmore »»  
readmore »»  

Mengatasi masalah problems during load pada hasil export aplikasi pendataan dapodik


 
Setelah beberapa hari lalu saya posting tentang cara mendaftar NISN terbaru dan Cara memunculkan NISN yang tidak di temukan di web kemendikas. Ada beberapa rekan saya yang mengalami masalah untuk mengajukan nisn. Bukan masalah dengan prosedur pengirimanya, tapi masalah dengan pengumpulan datanya. 

Sebagai bahan acuan pengusulan nisn biasanya OP melihat data yang data di aplikasi pendataan. Tapi pada aplikasi ini selesai kita mengexport data ke format excel, saat di buka terdapat keterangan Problems During Load File Cannot be Opened because of errors.Errors are listed in C:\Documents and Settings\Administrator\Local Settings\Temporary Internet Files\Content.MSO\B7153635.log. Sebenarnya masalah ini di sebabkan masalah OP saat menginput data di aplikasi pendataan tidak sesuai prosedur. Misalnya saat mengisi jumlah saudara dengan kata, bukan angka. dan lain sebaginnya. Sebelumnya saya bisa membuka dengan cepat file ini dengan menggunakan LibreOffice. Tapi ada beberapa teman di beberapa tempat kesulitan mendownloadnya karena ukuran filenya lumayan besar. 

Berikut ini cara Mengatasi masalah problems during load pada hasil export aplikasi pendataan
  
Buka windows explorer, dan munculkan file yang di hiden sistem Caranya klik view (lihat) Centang pada hidden item (Item Tersembunyi) klik Opsi hilangkan ceklist di Hide protected operating system files (recommended)

  

Buka file micosoft excel yang bermasalah dan lihat di mana lokasi nya 
  

pergi ke alamat tersebut dan buka filenya  setelah file terbuka, perhatikan kata setelah VALUE : catat kata tersebut.
  
Open with file excel tersebut menggunakan notepad
  

Klik edit, dan ganti
  
Ketik nama setelah value tersebut, terus ganti semua 
Save dan buka file excel dengan excel kembali. Semoga bermanfaat :)
readmore »»  
readmore »»  

10 Alasan Kurikulum 2013 Sulit Diimplementasikan


Banyak kalangan pendidikan menyatakan  “Permasalahan mendasar kegagalan implementasi kurikulum ada pada proses pembelajaran di kelas”. Silabus sebagai pengejawantahan kurikulum agar guru melakukan proses pembelajaran di kelas, memegang peranan yang sangat penting.

Dalam kerangka implementasi kurikulum 2013 di uji publik, silabus akan disiapkan Kemendikbud dengan menyusun buku panduan guru. Silabus yang disiapkan akan disusun berdasarkan tema dan berisikan kompetensi dasar, indikator, kegiatan pembelajaran dan penilaian, alokasi waktu dan sumber belajar.

Melihat contoh silabus yang diberikan di uji publik, dapat dicermati sebagai berikut:

  1. Pembagian alokasi waktu yang “glondongan” disetiap minggu 35 menit x 30 jam pelajaran, berpotensi membingungkan para guru. Guru mesti merancang pembelajaran yang runut untuk menyampaikan kompetensi disetiap harinya. Kerunutan penyampaian kompetensi tersebut, sebuah sistematika agar siswa tidak menerima materi yang meloncat-loncat, kurang fokus pada tema dan guna memenuhi ketuntasan kompetensi.
  2. Indikator yang dibuat tertulis miskin variasi. Terlihat jumlah indikatornya saja yang banyak, tetapi sebetulnya sama, hanya objek dari materinya saja yang berlainan.
  3. Indikator untuk setiap kompetensi dasar, kebanyakan masih dalam satu ranah pembelajaran saja. Bagaimana mungkin siswa bisa membedakan karakteristik fisiknya dengan karakteristik orang-orang disekitarnya, tanpa dia mengenal terlebih dahulu elemen pembentuk karakteristik fisik dirinya, temannya, keluarganya dan sebagainya.
  4. Setiap kompetensi dasar belum secara holistik diukur pada domain sikap, ketrampilan dan pengetahuan. Misalnya: Kompetensi mendengarkan (B. Indonesia), yang diukur “Bagaimana siswa bersikap dan mengambil sikap duduk dalam mendengarkan”. Itu berarti siswa bisa menjaga ketenangan dan duduk dengan baik pun akan dinilai baik, walau pikirannya kemana-mana dan tidak bisa mengungkapkan lagi apa yang dibicarakan?!
  5. Ketidak sesuaian indikator dan kompetensi dasar, seperti pada kompetensi dasar PPKn tertulis “Menyajikan kebersamaan … dst” dengan indikator yang dipilih ada 3 dan sama semua, yaitu “Menyebutkan sikap kebersamaan … dst"
  6. Kegiatan pembelajaran dan penilaian yang tiba-tiba muncul, seperti “Di dalam kelompok siswa menyebutkan alasan pentingnya mandi, potong kuku dan gosok gigi” walaupun tidak ada kompetensi dasar yang dapat dikaitkan dengan kegiatan tersebut. Kalau memang kegiatan ini merupakan perwujudan dari kompetensi dasar PPKn “Mengetahui tata tertib … dst”, perlu dikhawatirkan, para siswa akan melakukan mandi, potong kuku dan gosok gigi karena aturan (paksaan eksternal) bukan tumbuh dari kesadaran kebutuhan kesehatan dirinya.
  7. Sebenarnya Kemendikbud sudah memiliki identifikasi dan melatih banyak guru tentang model-model pembelajaran. Ada puluhan model pembelajaran, tetapi dalam contoh silabus di uji publik, tak satupun model pembelajaran digunakan. Mengapa? Dikhawatirkan pelatihan guru dan kurikulum ini tidak nyambung dan akhirnya guru sendirilah yang harus menyambungkan.
  8. Kegiatan pembelajaran belum mengidentifikasikan siswa bisa belajar dengan menyenangkan. Padahal bagian ini bisa digunakan sekolah untuk mengarahkan guru dalam melaksanakan pembelajaran di kelas yang menyenangkan. Di bagian ini bisa ditulis model-model pembelajaran dan kegiatannya di kelas. Misalnya: Model belajar dengan Sing a Song yang kegiatan belajarnya siswa bernyanyi “dua mata saya” disetai menunjukkan anggota badan yang sesuai. Model belajar permainan Angin Bertiup dengan kegiatan belajarnya siswa berpindah bila karakteristik individu yang disebutkan guru ada pada dirinya. Dan lain sebagainya.
  9. Belum adanya elemen penilaian dari setiap kompetensi dasar. Apalagi di kurikulum ini yang akan dinilai banyak berkaitan dengan sikap. Contohnya, elemen penilaian untuk mengetahui seberapa baik siswa sudah memiliki sikap khusuk dalam berdoa. Apabila elemen penilaian ini diserahkan kepada guru untuk merancangnya, bisa saja guru menetapkan bermacam-macam elemen penilaian, misalnya: Saat berdoa siswa tidak bicara dengan temannya, tidak senyum-senyum sendiri, atau siswa berdoa mesti terharu dan sambil mengeluarkan air mata
  10. Belum ada identifikasi tentang siapa yang menilai hasil belajar siswa. Padalah dalam penilaian otentik, tidak mesti guru yang menilai, semua pemangku kepentingan bisa terlibat dalam penilaian. Dengan demikian, dikhawatirkan implementasi kurikulum baru akan berakhir seperti kurikulum sebelumnya yang lebih mementingkan angka dari penilaian test. Bagaimana mungkin “Siswa terbiasa berdoa sebelum dan sesudah belajar” hanya di nilai di sekolah saja. Apakah belajar itu hanya ada di sekolah? Tentunya tidak

Mengingat banyaknya ketidak-konsistensian dalam silabus yang ditawarkan, Kemendikbud perlu kerja keras untuk menuntaskan perubahan kurikulum ini. Menurut jadwal, kegiatan setelah uji p ublik adalah sosialisasi dan pelatihan implementasi kepada para guru. Mungkin dari pengalaman yang lalu perlu ada pembahuruan cara, mengingat sudah banyaknya pelatihan yang diberikan namun manfaatnya tetap seperti yang kita rasakan bersama.
Mari kiranya kita dukung bersama, karena perubahan kurikulum merupakan sebuah keniscayaan yang harus dilakukan dalam mengikuti perkembangan zaman. Terakhir doa disertai harapan kepada Tuhan YME, agar para guru sebagai garda terdepan implementasi kurikulum 2013, benar-benar bisa merubah pelaksanaan pembelajarannya di kelas dengan lebih menyenangkan. Terimakasih

*) Artikel ini juga di Post @kompasiana.com
Sumber : rumahbelajar.org
readmore »»  
readmore »»  

Tujuan Program Dapodik


Berdasarkan Surat Kementrian Dalam Negeri No 890/2173/sj, bahwa beberapa tujuan Dapodik adalah :
1. Pendataan dan Pengelolaan Pangkalan data Pendidikan
2. Pendayagunaan dan pelayanan Data/Informasi Pendidikan
3. Perencanaa Evaluasi dan pengolahan Sistem Informasi Pendataan Pendidikan
4. Layanan Dukungan Tekhnis dan Pengelolaan Infrastruktur Pendukung Sistem Informasi Pendataan Pendidikan
readmore »»  
readmore »»  

Tips Membuka Program Microsoft Office dengan Ru


Kamu pastinya sering sekali menggunakan program dari Microsoft Office kan? Baik untuk mengetik, membuat presentasi, dan membuat grafik. Microsoft Office memang suatu program pengolah dokumen yang paling sering digunakan. Jika kamu rasa untuk membuka program Microsoft terlalu lama, disini PG punya cara cepatnya dengan menggunakan program Run untuk memanggil program yang ada dalam Microsoft Office.

Microsoft Excel

Langkah pertama dengan membuka program Run, dengan menggunakan tombol Start (di keyboard) + R . Ketikkan Excel, perintah ini untuk membuka Microsoft Excel

Microsoft Word

Untuk langkah kedua dan selanjutnya masih sama dengan membuka Run terlebih dahulu. Untuk membuka Microsoft Word kamu 
ketikkan winword


Microsoft Publisher

Untuk membuka Microsoft Publisher kamu ketikkan Mspub

Membuka Microsoft Power Point

Untuk membuka Microsoft Power Point kamu ketikkan Powerpnt

Microsoft Outlook

Untuk membuka Microsoft Outlook kamu ketikkan Outlook
Sekarang dengan menggunakan Run, kamu semakin dipermudah untuk membuka program yang ada dalam Microsoft Office tanpa harus membuka melalui start dan mencarinya dalam daftar semua program yang terinstall. Bisa langsung dicoba dan Semoga bermanfaat.

readmore »»  
readmore »»